Diwawancara Pak Nabi

Suatu hari di tahun 2078, kalau saya masih hidup dan seseorang bertanya pencapaian saya di masa muda, maka saya akan dengan senang hati menjawab. “Saya pernah diwawancara Pak Nabi.”

Saya tidak tahu seberapa lama blogspot maupun wordpress mampu bertahan, suatu hari mungkin akan kalah saing dan gulung tikar, dan percakapan saya dan Pak Nabi akan lenyap. Tapi, ya, buat apalah mengkhawatirkan hal-hal sepele seperti lenyapnya blog, sama halnya kau tak perlu khawatir-khawatir amat jika suatu hari kucing yang biasa menghampirimu kakimu saat kau makan sudah tak pernah datang lagi, cicak di kamar sudah menemukan hobi lain selain mengitari lampu, semut sudah sampai titik jenuh dan tak menaiki gelas kopimu, seseorang sudah berhenti mengirimi pesan singkat kepadamu, atau suatu siang kau sedang berjalan dan tiba-tiba saja kau tak menyadari lagi keberadaan kakimu; keberadaan tubuhmu; lenyap. Tak perlu khawatir, sebab memang hal-hal model begitu rasanya tak pantas dikhawatirkan.

Seseorang di luar sana boleh menabung untuk meninggikan pagar rumah-rumah mereka, terserah. Yang penting saya pernah diwawancara Pak Nabi.

Ini tautannya jika kamu ingin membaca obrol-obrol iseng saya dengan Pak Nabi: http://tentangdedik.blogspot.com/2015/04/wawancara-dengan-sabda-armandio-selama.html Selamat membaca. Hehe.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s