“Ada satu hal yang saya sesali dari munculnya Moka Media dan terbitnya KAMU: kenapa baru sekarang? Andai saat ini saya bisa kembali menjadi remaja, tentu saya akan menjadi remaja yang memiliki riwayat membaca yang lebih baik, karena KAMU menjadi salah satu buku penulis Indonesia yang saya baca.”
 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s