Misa Arwah

10365849_958541704196430_241254867365654512_n

“Sebab kecemasan itu tak pernah selesai.”

Tiap kali Mirah berkata begitu—dan ia akan selalu berkata persis seperti itu di tengah obrolannya dengan siapapun—lawan bicaranya akan mengangkat alis seolah berkata, “Ya, terus, kenapa?” dan Mirah akan memangku dagu dengan tangan kiri sambil menatap lawan bicaranya, seolah menjawab: “Nggak apa-apa, sih.”

Setelah itu, biasanya laki-laki yang sedang mendekatinya akan pergi, menghabiskan sekitar empat ratus bungkus rokok atau 4.204.800 liter oksigen untuk menimbang-nimbang apakah ia akan kembali menyapa Mirah atau tidak.

 

*Misa Arwah: salah satu judul puisi dari buku kumpulan puisi Misa Arwah & puisi-puisi lainnya bikinan Dea Anugrah. Bisa dipesan di sini.

*Gambar oleh Masteg yang mantan gitaris Garasi Fedi Nuril Teguh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s