di asmaragama

 

di asmaragama

tubuhmu ke tubuhku

mengirimkan mantra-mantra

matamu ke mataku

menampilkan luka purba

rekatkan belulangmu belulangku

sebelum minggat dari

jendela

lidahmu ke lidahku

menggeliat seperti belut

ludahmu ke ludahku

mengelak

selicin takdir

rekatkan belulangmu belulangku

sebelum malam minggat dari jendela

antara kita mati tak membelah*

(“antara kita mati datang tak membelah” diambil dari bait Sajak Putih karya Chairil Anwar)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s